MetroNasional

Pidato Prabowo di PBB Dinantikan, Puan Berharap Bawa Kebanggaan Bangsa

388
×

Pidato Prabowo di PBB Dinantikan, Puan Berharap Bawa Kebanggaan Bangsa

Sebarkan artikel ini

Jakarta–Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan bakal menyampaikan pidato pada Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-80 di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat (AS). Kehadiran ini menjadi sorotan penting karena menjadi kali pertama setelah satu dekade tidak ada lagi Presiden RI yang hadir langsung di forum tertinggi dunia tersebut.

Rencananya, Prabowo akan berbicara pada Selasa, 23 September 2025, pukul 09.00 waktu setempat atau pukul 20.00 WIB. Pidato ini sangat dinanti, tak terkecuali oleh Ketua DPR RI Puan Maharani. Ia mengungkapkan harapan besarnya agar pidato tersebut bisa membawa kebanggaan bagi seluruh rakyat Indonesia. “Ini pidato yang ditunggu-tunggu setelah hampir 10 tahun tidak ada Presiden Indonesia yang hadir,” ujar Puan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (22/9/2025).

Menurut Puan, kehadiran dan pidato Prabowo di mimbar PBB merupakan momentum langka yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. “Tentu saja kami mengharapkan pidato Presiden Prabowo nantinya akan bisa membawa suasana segar yang membanggakan bagi seluruh rakyat Indonesia,” tambahnya.

Informasi dari Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa Prabowo akan berpidato di urutan ketiga, setelah Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva dan Presiden AS Donald Trump. Urutan ini dianggap strategis dan menunjukkan posisi diplomasi Indonesia di kancah global yang kembali diperhitungkan.

Kehadiran Prabowo di PBB tidak sekadar formalitas. Indonesia membawa misi besar untuk menegaskan perannya sebagai pemimpin Global South –kelompok negara berkembang yang kerap menyuarakan kepentingan bersama. Pidato ini akan menjadi panggung bagi Indonesia untuk secara konsisten mendorong agenda reformasi tata kelola dunia agar lebih adil dan inklusif.

Dengan demikian, Sidang Majelis Umum PBB tahun ini bukan hanya ajang bagi Prabowo untuk berpidato, melainkan juga kesempatan emas bagi Indonesia untuk kembali mengukuhkan eksistensinya sebagai bangsa yang proaktif dalam menciptakan perdamaian dan keadilan global. Ini adalah momentum bersejarah bagi diplomasi Indonesia yang kembali menempati panggung dunia, setelah sekian lama absen dari forum penting ini.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *